Minyak Ikan

Meskipun baunya amis, manfaat minyak ikan sangat besar bagi kesehatan manusia. Selain vitamin A dan vitamin D, minyak ikan juga mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang dapat meningkatkan kecerdasan dan sistem kekebalan tubuh anak balita. Bagi orang dewasa, mengkonsumsi lemak ikan juga dapat menangkal penyakit kanker, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit jantung koroner.

Sebenarnya, jenis asam lemak pada minyak ikan ada tiga, yaitu :

1. Asam lemak tidak jenuh (tidak punya ikatan rangkap pada rantai karbonnya), seperti palmitat.

2. Asam lemak tidak jenuh tunggal (punya satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya oleat.

3. Asam lemak tidak jenuh ganda (punya lebih dari satu ikatan rangkap pada rantai karbonnya), contohnya linoleat, linolenat, asam eikosapentanoat (EPA), dan asam dokosaheksanoat (DHA).

Jika dibandingkan dengan lemak hewani lainnya, lemak ikan atau minyak ikan mengandung kolesterol yang sangat sedikit. Hal ini sangat menguntungkan bagi kesehatan karena kolesterol yang berlebih dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlunya gizi yang baik untuk menunjang kesehatan telah mendorong meningkatnya konsumsi minyak ikan di dunia.

Hal ini didasari suatu kenyataan bahwa minyak ikan (khususnya ikan laut) mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA). Asam lemak tak jenuh ganda tersebut sangat bermanfaat bagi  proses kecerdasan, penglihatan dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, bermanfaat juga dalam menanggulangi masalah aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah) dan penyakit jantung koroner.

Minyak ikan merupakan salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat itu, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids/PUFA) di dalamnya akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita.

Ada 2 jenis PUFA yang sangat terkenal, yakni DHA dan EPA, dimana gabungan konfigurasi atom karbon keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis ikan laut yang kaya kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore), sardin, herring, makerel, dan kerang-kerangan.

Minyak ikan juga mengandung vitamin A dan D –dua jenis vitamin yang larut dalam lemak– dalam jumlah tinggi. Manfaat vitamin A membantu proses perkembangan mata, sementara vitamin D untuk proses pertumbuhan dan pembentukan tulang yang kuat. Kadar kedua vitamin ini dalam tubuh ikan akan meningkat sejalan dengan bertambah umurnya. Umumnya, kadar vitamin A dalam minyak ikan berkisar antara 1.000–1.000.000 SI (Standar Internasional) per gram, sementara vitamin D sekitar 50–30.000 SI per gram.


=====================================

>>> Kapsul Minyak Ikan Salmon Untuk Meningkatkan Fungsi Otak, Menambah kecerdasan, dan Daya Konsentrasi Baik Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil/Menyusui, Membantu Menjaga Kesehatan Fungsi Jantung, Menurunkan Tekanan Darah, Menurunkan Kadar Kolesterol Serta Mencegah Penyakit Degeneratif Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Minyak Ikan Salmon and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>